Pentingnya Pelatihan Lingkungan dalam Manajemen Lingkungan
Pelatihan lingkungan hidup BNSP merupakan suatu pembelajaran khusus tentang lingkungan, dimana individu dapat memilih sendiri atau ditentukan oleh perusahaannya terkait pelatihan bidang apa yang ingin ia pelajari. Pelatihan ini penting dilakukan sebagai langkah awal dari penerapan sistem manajemen lingkungan.
Manajemen Lingkungan merupakan suatu sistem yang digunakan oleh berbagai perusahaan untuk mencapai tujuan pelestarian lingkungan hidup. Maka dari itu penting bagi setiap tenaga kerja bidang lingkungan mengikuti pelatihan lingkungan BNSP ini.
Sistem manajemen lingkungan juga mengacu pada manajemen strategis, desain dan pelaksanaan proses yang dirancang untuk melestarikan, melindungi, serta mengelola sumber daya dan ekosistem secara berkelanjutan. Termasuk tenaga ahli yang sudah mengikuti pelatihan lingkungan hidup bersertifikasi BNSP.
Bidang Pelatihan Lingkungan BNSP
Beberapa contoh dari training lingkungan BNSP, diantaranya :
- Bidang Pengelolaan Limbah B3
- Bidang Pengelolaan Pencemaran Air
- Bidang Pengelolaan Pencemaran Udara
- Pengambilan Contoh Air atau Udara
- Penyusunan Laporan AMDAL
Pengertian Sistem Manajemen Lingkungan
Sistem Manajemen Lingkungan adalah sebuah sistem yang digunakan suatu perusahaan untuk mengelola lingkungan hidup disekitarnya, hal ini mencakup struktur organisasi, tanggung jawab, perencanaan kegiatan, dan peraturan-peraturan atau kebijakan perusahaan terhadap lingkungan.
Sistem ini juga merupakan praktik internasional terbaik dan cocok untuk digunakan dalam penerapan bisnis di Indonesia sebagai kriteria utama yang berlaku secara berkelanjutan.
Standar Sistem Manajemen Lingkungan versi Indonesia, sebelumnya juga telah melakukan pertimbangan dari sudut pandang daur hidup yang dilakukan dari proses kegiatan, produk, dan jasa. Dimulai dari pengolahan bahan baku, pengiriman, pendistribusian, proses produksi, penggunaan, hingga pengolahan akhir.
Pemerintah Indonesia sudah menerbitkan standar internasional untuk Sistem Manajemen Lingkungan ini pada September 1996, yang berupa ISO 14001 dan ISO 14004. Lalu, standar ini diadopsi menjadi menjadi Standar Nasional Indonesia (SNI) dan menjadi SNI-19-14001-1997 dan SNI-19-14001-1997.
Manfaat Sistem Manajemen Lingkungan
Manajemen lingkungan sangat dibutuhkan di berbagai perusahaan, terutama dalam proses pengelolaan manajerial lingkungan, hal ini dapat menjadi langkah awal untuk memajukan perusahaan.
Berikut ini beberapa fungsi dan manfaat dari Sistem Manajemen Lingkungan, diantaranya :
- Meningkatkan Reputasi Perusahaan
Reputasi perusahaan sangat penting dalam menarik minat investor, tentu investor akan senang jika bekerja sama dengan perusahaan yang memiliki reputasi yang baik di mata publik. Perusahaan yang berkomitmen dalam menjaga lingkungan hidup akan menumbuhkan image dan kesan peduli dengan kelestarian lingkungan. - Perlindungan Lingkungan
Terwujudnya perlindungan terbaik terhadap lingkungan sekitar merupakan salah satu manfaat dari penerapan sistem manajemen lingkungan suatu perusahaan. Jika lingkungan terjaga dan terawatt pasti akan terhindar dari segala dampak buruk yang bisa saja terjadi. - Meminimalisir Kerusakan Lingkungan
Kerusakan Lingkungan bisa di minimalisir dengan pengolahan lingkungan hidup yang baik. Tentu hal ini sangat membutuhkan komitmen dari pihak terkait yang peduli dan menjaga ekosistem lingkungan. - Keuntungan Ekonomi
Pada umumnya, produksi yang dihasilka dari suatu perusahaan sangat bergantung [ada lingkungan sekitar. Jika lingkungan tetap lestari dan terjaga, maka kegiatan produksi dapat meningkat dan akan berjalan lancar, sehingga omset yang dihasilkanpun akan meningkat.
Tujuan dari Sistem Manajemen Lingkungan
Pada umumnya, tujuan dari penerapan sistem manajemen lingkungan ini adalah untuk mendukung perlindungan dan mencegah pencemaran lingkungan.
Berikut adalah beberapa tujuan dari penerapan Sistem Manajemen Lingkungan di suatu perusahaan, yaitu :
- Manajemen lingkungan dapat membantu meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan sekitar
- Membantu melestarikan sumber daya alam dan melindungi lingkungan
- Mempromosikan praktik keberlanjutan yang membantu pemanfaatan sumber daya secara efisien dan efektif
- Melindungi lingkungan dan mengurangi polusi
- Memantau kinerja lingkungan dan menghasilkan perbaikan secara keseluruhan
- Pendekatan yang ramah lingkungan dan inovatif serta memberikan manfaat bagi kehidupan
Penerapan sistem manajemen lingkungan dapat digunakan oleh berbagai perusahaan dan organisasi, terutama yang menginginkan pertahanan, dan menyempurnakan sistem manajemen lingkungan yang sedang dihadapi.
Biasanya, perusahaan yang bergerak di industri manufaktur wajib melakukan penerapan sistem ini, karena industri tersebut sangat berpotensi mencemari lingkungan, terutama dalam pembuangan limbah dan peningkatan polusi.
Pentingnya suatu perusahaan memiliki personel yang sudah mengikuti pelatihan lingkungan dan bersertifikasi BNSP, karena personel tersebut pasti memiliki kompetensi dan keahlian yang dibutuhkan.
Maka dari itu, perusahaan-perusahaan manufaktur dituntut untuk berkomitmen dalam penerapan sistem manajemen lingkungan. Selain itu, perusahaan industri manufaktur juga diwajibkan untuk melakukan tanggung jawab sosialnya terhadap masyarakat.


