Jenis Limbah B3 Berdasarkan Sumbernya
Limbah B3 atau Bahan Berbahaya dan Beracun adalah jenis limbah yang membutuhkan penanganan yang khusus, pasalnya limbah ini dapat berpotensi mencemari lingkungan dan mengganggu kesehatan.
Adapun profesi yang khusus menangani limbah ini, yaitu petugas limbah B3 dan operator limbah B3. Namun, tidak sembarang orang bisa menjadi petugas dan operator B3, karena diperlukan pelatihan lingkungan yang tersertifikasi BNSP.
Dalam pengelolaan limbah B3 perlu dipastikan terlebih dahulu sumber penghasil limbah tersebut. Karena setiap sumber dapat menghasilkan limbah dengan sifat dan karakteristik yang berbeda-beda, begitupun dengan cara penanganannya.
Jenis B3 Berdasarkan Sumbernya
Mengidentifikasi jenis limbah B3 berdasarkan sumbernya akan memberikan wawasan yang penting dalam menangani dan mengurangi dampak negatifnya terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.
Lalu, apa saja jenis limbah B3 berdasarkan sumbernya itu? Berikut akan kami uraikan sumber penghasil limbah tersebut:
Rumah Sakit

Limbah medis merupakan sampah yang berasal dari kegiatan layanan kesehatan di rumah sakit, seperti jarum suntik, obat-obatan kedaluwarsa, dan limbah medis lainnya yang sudah tidak terpakai.
Untuk mencegah penularan penyakit dan melindungi lingkungan sekitar dari dampak negatif limbah medis dibutuhkan penanganan khusus untuk limbah ini.
Industri Kimia

Limbah yang bersumber dari industri kimia biasanya meliputi sisa produksi dan hasil samping proses kimia.
Komponen berbahaya seperti logam berat dan senyawa kimia kompleks dapat ditemukan dalam limbah ini.
Industri Elektronik

Sampah yang berasal dari industri elektronik mengandung berbagai bahan beracun seperti timah, merkuri, dan kadmium.
Limbah elektronik memerlukan pengolahan yang baik, dalam proses memusnahkan atau mendaur ulang limbah ini juga harus dengan cara yang ramah lingkungan.
Pertanian

Penggunaan pestisida, pupuk kimia, dan limbah pertanian lainnya dalam sektor pertanian menjadi sumber asal dari limbah B3.
Bahan kimia yang digunakan dalam jumlah yang besar bisa berpotensi mencemari tanah dan air, serta berdampak pada kesehatan lingkungan sekitar.
Domestik

Buangan limbah B3 yang berasal dari rumah tangga seperti baterai bekas, cat bekas, kosmetik, dan produk berbahan kimia lainnya.
Untuk mengurangi beban limbah berbahaya dibutuhkan Kesadaran masyarakat tentang cara membuang barang-barang ini dengan benar di tingkat rumah tangga.
Berdasarkan PP No. 101 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun Pasal 5, karakteristik Limbah B3 sendiri digolongkan berdasarkan beberapa kategori, di antaranya: mudah meledak, reaktif, mudah menyala, infeksius, korosif dan beracun. Berikut penjelasannya.


